Kamis

PT. Damar Laras Cipta

Gunakan Material Anti Toksin

PT. Parama Dharma (PD) berdiri tahun 1982 atas inisiatif beberapa profesional muda yang mempunyai visi sama dan sepakat bergabung untuk mewujudkan aspirasi dan cita-cita bersama dalam bidang jasa rancang bangun.

Saat ini, PD telah menjelma menjadi salah satu perusahaan jasa konstruksi terkemuka di Indonesia dengan 150 karyawan termasuk jajaran manajemen. Pun kantor yang semula di Jalan Barito, berpindah ke Jalan KH. Achmad Dahlan Kebayoran Baru. Dan mengembangkan Divisi Interior-nya menjadi sebuah Perseroan Terbatas dengan nama PT.Damar Laras Cipta (DLC).

DLC dipercaya banyak pengembang untuk mengerjakan proyek rumah tinggal, apartemen, perkantoran dan proyek borongan lainnya. Bahkan saat ini DLC sedang mengerjakan proyek borongan prestisius diantaranya, Novotel, Santika dan Shangri-la. Begitupun proyek perumahan di Pantai Indah Kapuk, Pantai Mutiara, Pondok Indah, dan Intercon.

“Pada prinsifnya setiap klien yang mempercayakan pengerjaan proyek borongan kepada kami, hal penting harus digaris bawahi adalah pilihan gaya interior klien. Dari situ kami bisa memastikan properti interior ruangannya,” jelas Project & Interior Development Manager Damar Laras Cipta, Ir.Jane Katharina.S.

“Mengenai gaya interior yang sedang tren sekarang masih gaya klasik, minimalis, dan modern. DLC sendiri mengusung gaya klasik modern. Gaya tersebut unsur detailnya tetap masih dipertahankan tetapi terlihat lebih simpel, dan banyak klien menyukainya,” tambahnya.

Lanjut Jane, setelah tahu gaya interior klien, lalu desainer interior membuat desain awal mencakup layout. Selanjutnya, penggambaran visual lewat 3D-Max. Pada tahap ini klien bisa merubah apa yang ingin dirubah, tapi tidak keluar dari konsep awal yang telah disepakati, apabila keluar dari konsep awal biaya akan diperhitungkan lagi. Setelah gambar disetujui, kemudian dilanjutkan kepada perhitungan penawaran pekerjaan borongannya. Tak hanya sampai situ, kami juga membantu memilihkan elemen interior, seperti lukisan, table lamp, standing lamp, carpet, artwork, dan asesories lainnya. Dan tentu harus matching dengan tema interior.

DLC juga tidak sembarangan dalam penggunaan material/bahan. Bahan finishing misalnya, bahan yang digunakan tidak mengandung toxin/racun, tentu aman bagi penghuni rumah. Bahkan material seperti veneer di impor dari Jerman.

Perihal prospek, Jane menilai, usaha jasa konstruksi berikut desain interior masih menjanjikan, tentu tidak terlepas dari peran dunia properti. Terlebih sekarang dunia properti kembali bergairah, pasalnya banyak pengembang yang ingin membangun perumahan. Mudah-mudahan kondisinya selalu begitu.




[+/-] Selengkapnya...

Total Buah

[+/-] Selengkapnya...

Rabu

TNT

Jalan Bersama Akhiri Kelaparan Anak

1 Juni 2008, Jakarta – World Food Programme (WFP) dan TNT menyelenggarakan kegiatan jalan santai bersama yang bertajuk “End Hunger: Walk the World”. Jalan santai bersama sejauh 5 kilometer melalui rute yang telah ditentukan di area Gelora Bung Karno Senayan ini diikuti lebih dari 12.000 orang guna memerangi kelaparan pada anak.

“End Hunger: Walk the World” bertujuan menggalang dana yang akan digunakan oleh WFP sebagai bantuan pangan sekolah bagi sekitar 59 juta anak yang pergi ke sekolah dalam keadaan lapar – sebuah program yang bertujuan sebagai jaring penyelamat bagi keluarga miskin yang sangat membutuhkan bantuan pada masa krisis seperti sekarang ini.

Direktur TNT Indonesia Peter Langley berkata, bertambahnya kasus malnutrisi akut di berbagai belahan Indonesia akibat naiknya harga pangan menjadi perhatian TNT. Kami pun bertanggung jawab untuk memerangi kelaparan yang dialami anak-anak Indonesia.

Acara “End Hunger: Walk the World” menampilkan Duta Nasional WFP Indonesia Luna Maya, artis papan atas Indonesia termasuk Samsons, Tukul Arwana, Krisdayanti & Aurel, Sandra Dewi, Dewi Sandra, Maia, Malik & D’Essentials, Matta, Wong Pitoe, Afgan, dan masih banyal lagi lainnya.




[+/-] Selengkapnya...

Dharmawangsa Square

Pameran Health & Craft Product

Pada tanggal 12-17 Mei lalu, bertempat di Darmawangsa Square telah berlangsung pameran Health & Craft Product. Pameran di ikuti kalangan pengusaha yang bergerak di bidang produk kesehatan dan kerajinan. Sebut saja, produk obat-obatan, batik, kerajinan tangan, perak, dan banyak lagi kerajinan lainnya.

Pengunjung yang datang merasa bertambah pengetahuannya dengan hadirnya beberapa stan batik. Model-model motif batik klasik yang tak pernah mereka dilihat sebelumnya menjadi daya tarik tersendiri. Batik parang misalnya, batik yang harganya mampu mencapai jutaan dikagumi banyak pengunjung.

Berbeda dengan stan produk kesehatan, produk perawatan tubuh dari spa lebih mendominasi. Mereka coba menjajakan produk spa seperti lulur berbahan baku tradisional dalam bentuk saset yang menjadi incaran pembeli wanita. “Saya merasa surprise dengan pameran ini. Padahal, niatnya hanya ingin makan saja, tapi waktu melihat dan tertarik dengan produk kecantikan di salah satu stan saya pun membelinya,” terang Serly, warga Lebak bulus.




[+/-] Selengkapnya...

Nicko Pratama

[+/-] Selengkapnya...

Pameran Seni Rupa

“Absolute Java 50%”

Pada Jumat (16/05), Rumah Jawa menyelenggarakan Pameran Seni Rupa Jawa dan Obyek Seni bertajuk “Absolut Java 50%” yang diikuti 16 pelukis asal Jawa.

Acara dibuka dengan suguhan nyanyian bertema kritik sosial yang bibawakan Sujiwo Tedjo berkolaborasi dengan Vicky Sianipar. Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Prof. DR. Damarjati Supadjar dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Dalam kata sambutannya Fauzi Bowo mengatakan, tema pameran tersebut saya nilai tepat karena mencerminkan tekad dan komitmen para perupa seni dan obyek seni Indonesia saat ini, untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kebudayaan dan filsafat Jawa yang mengandung “adiluhung” bermanfaat bagi masyarakat.

Lanjut Fauzi, saya berharap pameran ini berlangsung sukses, serta memperoleh sambutan posirif para perupa, pemerhati, pecinta dan kolektor benda-benda seni budaya kota Jakarta.




[+/-] Selengkapnya...